Training Audit Lingkungan Rumah Sakit Untuk Persiapan Akreditasi atau ISO 14001

PENGANTAR

Rumah sakit sebagai salah satu bentuk industri jasa yang memberikan pelayanan kesehatan. Kegiatan tersebut akan menimbulkan dampak positif dan negatif. Dampak positifnya adalah meningkatnya derajat kesehatan masyarakat, sedangkan dampak negatifnya antara lain menghasilkan sampah dan limbah medis maupun non medis yang dapat menimbulkan penyakit dan pencemaran yang perlu perhatian khusus. Di tempat ini dapat terjadi penularan baik secara langsung (cross infection), melalui kontaminasi benda-benda ataupun melalui serangga (vector borne infection) sehingga dapat mengancam kesehatan masyarakat umum.

Upaya penyehatan lingkungan rumah sakit yang bertujuan untuk melindungi masyarakat akan bahaya pencemaran lingkungan yang bersumber dari sampah maupun limbah rumah sakit. Limbah rumah sakit dapat mencemari lingkungan penduduk di sekitar rumah sakit dan dapat menimbulkan masalah kesehatan. Hal ini dikarenakan dalam limbah rumah sakit dapat mengandung berbagai jasad renik penyebab penyakit pada manusia termasuk demam typoid, kholera, disentri dan hepatitis sehingga limbah harus diolah sebelum dibuang kelingkungan.

Oleh karena itu, limbah medis tidak boleh dibuang langsung ke dalam media lingkungan hidup tanpa diolah terlebih dahulu. Sistem Manajemen Lingkungan (SML) adalah salah satu sarana pengolahan limbah B3. Manajemen lingkungan rumah sakit merupakan manajemen yang dinamis sehingga diperlukan adaptasi atau penyesuaian bila terjadi perubahan di rumah sakit, yang mencakup sumber daya, proses dan kegiatan rumah sakit. Berbagai manfaat yang bisa didapat apabila menerapkan sistem manajemen lingkungan rumah sakit adalah yang terpenting perlindungan terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Audit lingkungan sebagai salah satu komponen SML dilakukan untuk meninjau kemajuan organisasi dalam pengelolaan lingkungan dan dimungkinkan untuk mengusulkan tindakan perbaikan. Proses audit, peninjauan, perbaikan dan tindak lanjut akan menghasilkan suatu perbaikan pada sistem manajemen lingkungan. Dengan adanya perbaikan pada SML akan berdampak positif bagiorganisasi dan mahkluk hidup di sekitarnya Perusahaan atau organisasi yang telah melakukan SML untuk keperluan sertifikasi harus melaksanakan audit secara internal maupun eksternal.

TUJUAN

Tujuan dari pelatihan Training Audit Lingkungan Rumah Sakit untuk Persiapan Akreditasi/ISO ini adalah peserta mampu mengevaluasi kondisi pengelolaan (reduksi, pewadahan, penyimpanan sementara, pengangkutan, dan pengolahan di sumber) limbah medis yang telah dilakukan oleh rumah sakit.

MATERI PELATIHAN

  • Standar Manajemen Mutu Lingkungan ISO 14001
  • Audit Sistem Manajemen Lingkungan
  • Teknologi Pengelolaan Limbah di Rumah Sakit.
  • Strategi Pencegahan Pencemaran di Rumah Sakit
  • Studi Kasus.

METODE PELATIHAN

Training Audit Lingkungan Rumah Sakit Untuk Persiapan Akreditasi atau ISO 14001 ini menggunakan metode interaktif, yaitu pemahaman dari sisi konsep, contoh aplikasi, berlatih menuangkan konsep, diskusi interaktif dan studi kasus sehingga peserta dapat lebih mudah memahami dan menguasai materi yang diajarkan.

INSTRUKTUR 

Profil TIM Pengajar Klik Disini

DURASI
 2 Hari (Efektif 14 Jam: 09.00-16.00)
INVESTASI (Tidak Termasuk Penginapan)
Rp 4.350.000,00/peserta (Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Malang, Surabaya)
Rp 5.350.000,00/peserta (Bali, Lombok)
(Dapatkan Promo Cash Back/Discount Klik disini..!)
FASILITAS
Sertifikat, Modul (Hard/Soft Copy), Training Kit (blocknote+Ballpoint), Jacket, Tas Ransel, 2X Lunch, 2X Coffee Break/hari, Foto Bersama Seluruh Peserta, dilaksanakan di hotel berbintang.
INFORMASI PENDAFTARAN
Hub      : 021 – 756 3091, 3318 6783, 3280 5064
Fax       : 021 – 756 3291
CONTACT PERSON
0812 9578 8177, 0813 8280 7230

Email: [email protected]
Website: www.bmdsteet.co.id

JADWAL TRAINING AUDIT LINGKUNGAN RUMAH SAKIT UNTUK PERSIAPAN AKREDITASI ATAU ISO 14001 TAHUN 2023:

  • 23-24 November 2023 Surabaya
  • 28-29 Desember 2023 Bandung

JADWAL TRAINING AUDIT LINGKUNGAN RUMAH SAKIT UNTUK PERSIAPAN AKREDITASI ATAU ISO 14001 TAHUN 2024:

  • 25-26 Januari 2024 Malang
  • 22-23 Februari 2024 Surabaya
  • 27-28 Maret 2024 Bogor
  • 25-26 April 2024 Surabaya
  • 21-22 Mei 2024 Jakarta
  • 27-28 Juni 2024 Bandung
  • 25-26 Juli 2024 Yogyakarta
  • 22-23 Agustus 2024 Jakarta
  • 26-27 September 2024 Bali
  • 24-25 Oktober 2024 Bogor
  • 28-29 November 2024 Surabaya
  • 26-27 Desember 2024 Bandung

REQUEST JADWAL & WAKTU PELAKSANAAN YANG SESUAI…??? KLIK DISINI UNTUK MEREQUESTNYA DAN DAPATKAN HARGA KHUSUS UNTUK REQUEST SECARA PAKET

Training PPRA (Program Pengendalian Resistensi Antimikroba)– PPAB (Pedoman Penggunaan Antibiotik)

PENGANTAR TRAINING PPRA (PROGRAM PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA)-PPAB (PEDOMAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK)

Program Pengendalian Resistensi Antimikroba merupakan suatu gerakan dalam rangka mengendalikan terjadinya kuman-kuman resisten terhadap antibiotik. Berkembangnya masalah resistensi ini sangat erat berhubungan dengan penggunaan antibiotik secara bijak dan penerapan pengendalian infeksi secara benar.  Penggunaan antimikro khususnya antibiotik yang tidak rasional dan tidak terkendali merupakan sebab utama timbul dan menyebarnya resistensi antimikroba secara global, termasuk munculnya mikroba yang multiresisten terhadap sekelompok antibiotik terutama di lingkungan rumah sakit (health care associated infection). Masalah yang dihadapi sangat serius dan bila tidak ditanggapi secara sungguh-sungguh, akan timbul dampak yang merugikan seperti pada era pre-antibiotik. Organisasi kesehatan sedunia (world health organization, WHO) telah secara pro aktif menyikapi masalah ini.

Di dalam negeri, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan PMK No.8 Tahun 2015 yang berisi tentang Program Pengendalian Resistensi Antimikroba di RS dan pokok pembahasan lain yang penting untuk diketahui. Dalam peraturan menteri ini jelas dipaparkan bagaimana cara menekan / mengendalikan resistensi antimikroba di RS yaitu dengan penggunaan antibiotika secara bijak dan peningkatan ketaatan terhadap prinsip pencegahan dan pengendalian infeksi. Untuk mendukung kegiatan PPRA di rumah sakit perlu kesiapan infrastruktur rumah sakit melalui kebijakan pimpinan rumah sakit yang mendukung penggunaan antibiotik secara bijak (prudent use of antibiotics ), pelaksanaan pengendalian infeksi secara optimal, pelayanan mikrobiologi klinik dan pelayanan farmasi  klinik secara professional.

Pelatihan ini diselenggarakan untuk memenuhi harapan para profesional kesehatan di rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada penderita penyakit infeksi dalam rangka pengendalian resistensi antimikroba di rumah sakit.

MAKSUD DAN TUJUAN TRAINING PPRA (PROGRAM PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA)-PPAB (PEDOMAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK)

Pada akhir pelatihan peserta akan memperoleh pemahaman, ketrampilan dan sikap positif terhadap penggunaan antibiotik secara bijak dan pengendalian infeksi secara optimal dalam rangka pengendalian resistensi antimikroba. Selain itu peserta juga diharapkan mampu:

  • Memahami kebijakan dan peran pimpinan rumah sakit dalam program pengendalian resistensi antimikroba (PPRA)
  • Memahami Prinsip dasar pengendalian resistensi antimikroba
  • Memahami dan mampu menerapkan prinsip dasar pengendalian infeksi dengan benar (universal precaution) dalam rangka pengendalian resistensi antimikroba.
  • Memahami  farmakokinetik dan farmakodinamik antibiotik
  • Memahami dan mampu menerapkan penggunaan antibiotik secara bijak untuk tujuan profilaksis dan terapi
  • Memahami dan mampu menerapkan manajemen sampling pemeriksaan mikrobiologi yang benar dan mampu menginterpretasikan kegunaan klinis hasil pemeriksaan mikrobiologi.
  • Memahami peran farmasis dalam pengendalian penggunaan antibiotik.
  • Memahami dan mampu melakukan audit kuantitas dan kualitas penggunaan antibiotic
  • Memahami dan mampu menyusun pedoman penggunaan antibiotik (antibiotic guidelines) dengan standar internasional.
  • Mengetahui model penerapan PPRA ”pilot study” di Departemen/SMF.
  • Mampu menyusun ”Plan of Action” Program Pengendalian Resistensii Antimikroba di Rumah Sakit.

MATERI PEMBAHASAN TRAINING PPRA (PROGRAM PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA)-PPAB (PEDOMAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK)

Materi pelatihan meliputi teori dan praktek :

  1. Kebijakan dan peran pimpinan rumah sakit dalam program pengendalian resistensi antimikroba (PPRA)
  2. Prinsip dasar pengendalian resistensi antimikroba (prinsip dasar munculnya bakteri resisten, strategi mencegah dan mengatasi muncul serta menyebarnya bakteri resisten).
  3. Prinsip dasar pengendalian infeksi dengan benar (universal precaution).
  4. Farmakokinetik dan farmakodinamik antibiotik (PK/PD).
  5. Penggunaan antibiotik untuk tujuan profilaksis pada pembedahan.
  6. Penggunaan antibiotik untuk tujuan terapi pada kasus infeksi.
  7. Manajemen sampling pemeriksaan mikrobiologi dan interpretasi kegunaan klinis hasil pemeriksaan mikrobiologi.
  8. Peran farmasis dalam pengendalian penggunaan antibiotik.
  9. Audit kuantitas dan kualitas penggunaan antibiotik.
  10. Penyususnan pedoman penggunaan antibiotik dengan standar internasional
  11. Model penerapan PPRA ” Pilot study ” di Departemen/ SMF
  12. Diskusi kasus-kasus infeksi 13. m. Praktek menyusun pedoman penggunaan antibiotik
  13. Praktek menyusun POA – PPRA Rumah Sakit

METODE TRAINING PPRA (PROGRAM PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA)-PPAB (PEDOMAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK)

Selama pelatihan berlangsung semua penyajian materi disampaikan secara interaktif berupa: ceramah interaktif, curah pendapat (brain storming), diskusi kelompok, diskusi kasus dan praktek kelas

PESERTA YANG DIREKOMENDASIKAN

Peserta yang diharapkan  mengikuti pelatihan ini adalah:

  • Para Klinisi/Praktisi yang sering mengunakan antibiotik dalam pelayanan kepada penderita , antara lain :
  • Dokter spesialis Bedah, Dokter spesialis Obstetri Ginekologi, Dokter spesialis Ilmu Penyakit Dalam, Dokter spesialis Ilmu Kesehatan Anak, Dokter spesialis paru
  • Dokter ICU /  NICU – c. Dokter umum/ Dokter spesialis lain yang berminat
  • Para Dokter, Farmasis, Dokter mikrobiologi klinik/ dokter patologi klinik, dokter farmakologi klinik dan Staf lain yang terlibat dalam pembuatan kebijakan ( policy) dan pedoman penggunaan antibiotik di rumah sakit.

INSTRUKTUR

Profil TIM Pengajar Klik Disini.

DURASI PELATIHAN

2 Hari (09.00-16.00)

INVESTASI (Tidak termasuk penginapan)
Normal Class
  • Rp 4.750.000,00/peserta (Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Malang, Surabaya)
    Rp5.750.000,00/peserta (Bali, Lombok)

Online Class

  • Rp.1.750.000/peserta ( Online Zoom Meeting )

(Dapatkan Promo Cash Back/Discount Klik disini..!)

FASILITAS
Normal Class
  • Sertifikat, Modul (Hard/Soft Copy), Training Kit (blocknote+Ballpoint), Jacket, Tas Ransel, 2X Lunch, 2X Coffe Break/hari, Foto Bersama Seluruh Peserta, dilaksanakan di hotel berbintang.
Online Class
  • Sertifikat & Soft Copy Modul

INFORMASI & PROMO

Hub      : 021 – 756 3091
Fax       : 021 – 756 3291

CONTACT PERSON

0812 9578 8177, 0813 8280 7230

Email: [email protected]
Website: www.bmdsteet.co.id

JADWAL TRAINING (PPRA) PROGRAM PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMICROBA (PPAB) PEDOMAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK  TAHUN 2023 :

  • 01-02 November 2023 Bandung
  • 13-14 November 2023 Surabaya
  • 04-05 Desember 2023 Bogor
  • 18-19 Desember 2023 Bali

JADWAL TRAINING (PPRA) PROGRAM PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMICROBA (PPAB) PEDOMAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK  TAHUN 2024 :

  • 08-09 Januari 2024 Jakarta
  • 22-23 Januari 2024 Yogyakarta
  • 12-13 Februari 2024 Bandung
  • 26-27 Februari 2024 Medan
  • 12-13 Maret 2024 Surabaya
  • 25-26 Maret 2024 Bogor
  • 08-09 April 2024 Bali
  • 22-23 April 2024 Jakarta
  • 06-07 Mei 2024 Yogyakarta
  • 20-21 Mei 2024 Bandung
  • 10-11 Juni 2024 Surabaya
  • 24-25 Juni 2024 Bogor
  • 08-09 Juli 2024 Malang
  • 22-23 Juli 2024 Jakarta
  • 05-06 Agustus 2024 Yogyakarta
  • 19-20 Agustus 2024 Bandung
  • 09-10 September 2024 Surabaya
  • 23-24 September 2024 Bogor
  • 07-08 Oktober 2024 Semarang
  • 21-22 Oktober 2024 Jakarta
  • 11-12 November 2024 Yogyakarta
  • 25-26 November 2024 Bandung
  • 09-10 Desember 2024 Surabaya
  • 23-24 Desember 2024 Bogor

REQUEST JADWAL & WAKTU PELAKSANAAN YANG SESUAI…??? KLIK DISINI UNTUK MEREQUESTNYA DAN DAPATKAN HARGA KHUSUS UNTUK REQUEST SECARA PAKET

REFERENSI

  1. RS. Era Medika
  2. RS Linggajati Kuningan

TESTIMONI

  • “Materi yang disampaikan cukup menarik karena memang sedang dibutuhkan.” Putri  Kholisotun Nawa, S. Farm, Apt, Apoteker- RS. Era Medika
  • “Materi yang disampaikan baik, sehingga peserta mampu memahami.” dr. Fransiska Rudiyanto, Wadir pelayanan-RS. Era Medika
  • ” Materi yang disampaikan bagus, sehingga dapat menambah wawasan kita.” Aah Siti Mariah, Instalasi Lab-RS Linggajati Kuningan

Training Audit Implementasi Hand Hygiene

PENGANTAR

Hand hygiene adalah istilah yang sering digunakan untuk mencuci tangan menggunakan cairan antiseptic pencuci tangan. Pada tahun 2009 WHO (World Healt Organiztion) mencetuskan global patient safety challenge dengan clean care is safe care, yaitu merumuskan sebuah inovasi strategi dalam penerapan hand hygiene untuk petugas kesehatan dengan metode “my five moments for hand hygiene” dengan langkah-langkah melakukan pencucian tangan sebelum bersentuhan dengan pasien, sebelum melakukan prosedur bersih/steril, setelah bersentuhan dengan pasien, setelah bersentuhan dengan cairan tubuh pasien dan setelah bersentuhan dengan lingkungan disekitar pasien.

Maka dari itu hand hygiene adalah metode yang paling penting untuk mencegah penyebaran mikroorganisme yang dapat menyebabkan infeksi di pelayanan kesehatan. Setelah menerapkan sistem hand hygiene sebelum dan sesudah berinteraksi dengan pasien, maka pihak rumah sakit perlu melakukan audit dari penerapan hand hygiene tersebut. Hal ini sangat penting untuk dilakukan karena pihak rumah sakit bisa mengetahui seberapa patuhnya petugas kesehatan dalam melakukan hand hygiene.

TUJUAN AUDIT HAND HYGIENE

  • Melihat perubahan kepatuhan petugas
  •  Kebersihan tangan sudah membudaya
  •  Sebagai indikator keberhasilan PPIRS
  •  Hasil audit dapat di gunakan :
  • Membuat kebijakan RS
  • Menilai keberhasilan program pelatihan

MATERI PELATIHAN AUDIT HAND HYGIENE

  • SOP Observasi Audit Hand Hygiene 2014
  • Hand Hygiene Audit Tools
  • Langkah-langkah audit hand hygiene yang baik dan benar
  • Perencanaan dan penyusunan program audit: pemahaman audit hand hygiene, tujuan program audit, target dan sasaran yang ingin dicapai
  • Point audit hand hygiene  : Sebelum bersentuhan dengan pasien, Sebelum melakukan prosedur bersih/steril, Setelah bersentuhan dengan cairan tubuh pasien risiko tinggi, Setelah bersentuhan dengan pasien, Setelah bersentuhan dengan lingkungan sekitar pasien

INSTRUKTUR

Profil TIM Pengajar Klik Disini

DURASI

2 Hari (Efektif 14 Jam: 09.00-16.00)

INVESTASI (Tidak Termasuk Penginapan)

Rp 4.350.000,00/peserta (Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Malang, Surabaya)
Rp 5.350.000,00/peserta (Bali, Lombok)
(Dapatkan Promo Cash Back/Discount Klik disini..!)
FASILITAS
Sertifikat, Modul (Hard/Soft Copy), Training Kit (blocknote+Ballpoint), Jacket, Tas Ransel, 2X Lunch, 2X Coffe Break/hari, Foto Bersama Seluruh Peserta, dilaksanakan di hotel berbintang.

INFORMASI & PROMO

Hub      : 021 – 756 3091
Fax       : 021 – 756 3291

CONTACT PERSON

0812 9578 8177, 0813 8280 7230

Email: [email protected]
Website: www.bmdsteet.co.id

JADWAL TRAINING AUDIT IMPLEMENTASI HAND HYGIENE TAHUN 2023:

  • 20-21 November 2023 Bandung
  • 25-26 Desember 2023 Surabaya

JADWAL TRAINING AUDIT IMPLEMENTASI HAND HYGIENE TAHUN 2024:

  • 18-19 Januari 2024 Malang
  • 15-16 Februari 2024 Bogor
  • 21-22 Maret 2024 Surabaya
  • 18-19 April 2024 Bandung
  • 16-17 Mei 2024 Yogyakarta
  • 20-21 Juni 2024 Jakarta
  • 18-19 Juli 2024 Bali
  • 15-16 Agustus 2024 Bogor
  • 19-20 September 2024 Surabaya
  • 17-18 Oktober 2024 Bandung
  • 21-22 November 2024 Yogyakarta
  • 19-20 Desember 2024 Jakarta

REQUEST JADWAL & WAKTU PELAKSANAAN YANG SESUAI…??? KLIK DISINI UNTUK MEREQUESTNYA DAN DAPATKAN HARGA KHUSUS UNTUK REQUEST SECARA PAKET

Butuh bantuan! Klik disini

Kami siap membantu, silahkan berkomunikasi langsung dengan Tim Kami yang sedang online saat ini. Jika jaringan sedang sibuk, mungkin karena sedang melayani pelanggan lain. Untuk respon cepat silahkan kirim email ke: [email protected] untuk pelayanan via Help Desk

Customer Support

Mei Dwi - Head Office

Online

Customer Support

Umu Hanifatul - Head Office

Online

Customer Support

Eva Arlinda - Head Office

Online

Customer Support

Andini Eryani - Head Office

Online

Mei Dwi - Head OfficeCustomer Support

Hi, Ada yang Bisa saya bantu pak/bu? 00.00

Umu Hanifatul - Head OfficeCustomer Support

Yth. Bapak/ibu ada yang bisa saya bantu..? 00.00

Eva Arlinda - Head OfficeCustomer Support

Yth. Bapak/ibu ada yang bisa saya bantu..? 00.00

Andini Eryani - Head OfficeCustomer Support

Yth. Bapak/ibu ada yang bisa saya bantu..? 00.00